TUGAS 3

MANAJEMEN KELAS DI SD

tentang

MANAJEMEN KELAS


Oleh:

NURISMA

1620151

7.4 PGSD

Dosen Pembimbing:
Yessi Rifmasari, M.Pd

SEKOLAH TINGGI KEGURUAN ILMU PENDIDIKAN
ADZKIAPADANG

2019




MANAJEMEN KELAS

      A. Konsep Manajemen Kelas

Manajemen merupakan kemampuan dan ketrampilan khusus yang dimiliki  oleh  seseorang  untuk  melakukan  suatu  kegiatan  baik  secara perorangan  ataupun  bersama  orang  lain  atau  melalui  orang  lain dalam upaya mencapai tujuan organisasi secara produktif , efektif dan efisien.
Sudjana (2000:77); manajemen merupakan rangkaian berbagai kegiatan wajar yang  dilakukan  seseorang  berdasarkan  norma-norma  yang  telah  ditetapkan dan dalam pelaksanaannya memiliki hubungan dan saling keterkaitan dengan lainnya. Hal tersebut dilaksanakan oleh orang  atau beberapa orang  yang ada dalam organisasi dan diberi tugas untuk melaksanakan kegiatan tersebut.
 Arikunto  menjelaskan  pengertian kelas  sebagai  sekelompok  siswa  yang  pada  waktu  yang  sama  menerima pelajaran  yang  sama  dari  guru  yang  sama.  Dan  yang  dimaksud  dengan kelas, bukan hanya kelas yang merupakan ruangan yang dibatasi dinding tempat  para  siswa  berkumpul  bersama  untuk  mempelajari  segala  yang disajikan  oleh  pengajar,  tetapi  lebih  dari  itu  kelas  merupakan  suatu  unit kecil  siswa  yang  berinteraksi  dengan  guru  dalam  proses  pembelajaran dengan  beragam  keunikan  yang  dimiliki.

Maka  definisi dari  manajemen  kelas  adalah  segala  usaha  yang  diarahkan  untukmewujudkan suasana pembelajaran yang efektif dan menyenangkan serta dapat  memotivasi  siswa  untuk  belajar  dengan  baik  sesuai  dengan kemampuan.  Atau  dapat  dikatakan  bahwa  manajemen  kelas  merupakan usaha  sadar  untuk  mengatur  kegiatan  proses  pembelajaran  secara sistematis.  Usaha  sadar  itu  mengarah  pada  penyiapan  bahan  belajar, penyiapan sarana dan alat peraga, pengaturan ruang belajar, mewujudkan situasi  kondisi  proses  pembelajaran  dan  pengaturan  waktu  sehingga pembelajaran berjalan dengan baik dan tujuan kurikurer dapat tercapai.

Berdasarkan uraian dan pendapat diatas, dapat disimpulkan bahwa manajemen kelas adalah proses atau upaya yang dilakukan oleh seseorang guru secara sistematis untuk menciptakan dan mewujudkan kondisi kelas yang dinamis dan kondusif dalam rangka menciptakan pembelajaran yang efektif dan efisien.

       B. Tujuan Manajemen Kelas
Menurut Dirjen Dikdasmen yang menjadi tujuan manajemen kelas adalah :
1.      Mewujudkan  situasi  dan  kondisi  kelas,  baik  sebagai  lingkungan  belajar maupun  sebagai  kelompok  belajar,  yang  memungkinkan  peserta  didik  untuk mengembangkan kemampuan semaksimal mungkin.
2.      Menghilangkan  berbagai  hambatan  yang  dapat  menghalangi  terwujudnya interaksi pembelajaran.
3.      Menyediakan  dan  mengatur  fasilitas  serta  perabot  belajar  yang  mendukung dan memungkinkan siswa belajar sesuai dengan lingkungan sosial, emosional dan intelektual siswa dalam kelas.
4.      Membina  dan  membimbing  siswa  sesuai  dengan  latar  belakang  sosial, ekonomi, budaya serta sifat-sifat individunya.

Sebagai  pengelolaan  kelas  guru  atau  wali  kelas  dituntuk mengelolan  kelas  sebagai  lingkungan  belajar  siswa.  Juga  sebagai  bagian dari  lingkungan  sekolah  yang  perlu  diorganisasikan.  Karena  tugas  guru yang  utama  adalah  menciptakan  suasana  di  dalam  kelas  agar  terjadi interaksi pembelajaran dengan baik dan sungguh-sungguh
. Oleh sebab itu, guru  dan  wali  kelas  dituntut  memiliki  kemampuan  yang  inovatif  dalam mengelola kelas. Dengan  pengelolaan  kelas  yang  baik  diharapkan  dapat  tercipta kondisi kelompok belajar yang proporsional terdiri dari lingkungan kelas yang baik yang memungkinkan siswa berbuat sesuai dengan kemampuan yang  dimiliki,  serta  tersedia  kesempatan  yang  memungkinkan  untuk sedikit  demi  sedikit  mengurangi  ketergantungan  dengan  guru,  sehingga siswa  mampu  melakukan  self  activity  dan  self  control  secara  bertahap, tetapi pasti menuju taraf yang lebih dewasa.
Secara  umum  yang  menjadi  tujuan  pengelolaan  kelas  dalam pandangan  sudirman  adalah  penyedian  fasilitas  bagi  bermacam-macam kegiatan belajar siswa dalam lingkungan sosial, emosional dan intelektual dalam  kelas.  Fasilitas  yang  disediakan  itu  memungkinkan  siswa  belajar dan  bekerja,  terciptanya  suasana  sosial  yang  memberikan  kepuasan, suasana disiplin, perkembangan intelektual, emosional dan sikap apresiasi para siswa. Secara  khusus  yang  menjadi  tujuan  pengelolaan  kelas  dalam pandangan  Usman  adalah  mengembangkan  kemampuan  siswa  dalam menggunakan  alat-alat  belajar,  menyediakan  kondisi-kondisi  yang memungkinkan  siswa  belajar  dan  bekerja,  serta  membantu  siswa  untuk memperoleh hasil yang diharapkan.

   C.   Proses Manajemen Kelas

Proses dalam penyelenggaraan manajemen kelas

Proses
Kriteria

1.        Tujuan, manfaat, hasil yang dicapai sasaran yang dirumuskan secara jelas.
2.        Pedoman manajemen kelas disusun secara jelas dan dapat diaplikasikan oleh pengguna.
3.        Standar kinerja guru yang disusun dapat diaplikasikan oleh pengguna.
4.        Standar kinerja guru yang disusun dapat diaplikasikan dan terukur.
5.        Sumber daya utama dan pendukung pelaksana pembelajaran dikelas dipersiapkan sedemikian rupa untuk pelaksanaan kegiatan yang efektif dan efesien
Pelaksanaan
1.        Satuan waktu pelajaran ditetapkan sesuai denga substansi dan tujuan kegiatan.
2.        Penentuan sumber daya disesuaikan dengan substansi dan tujuan kegiatan pembelajaran.
3.        Alokasi sumber daya kelas didasari atas pertimbangan efisiensi dan efektivitas.
4.        Implementasi program pembelajaran di kelas konsisten dengan perencanaan yang telah dibuat
Evaluasi
1. Instrumen evaluasi pembelajaran disusun sesuai dengan tujuan dan cakupan substansi kegiatan.
2. Untuk kegiatan pembelajaran tertentu, evaluasi mencakup pre-test untuk mengukur nilai tambah setiap sesi pembelajaran.
3. Dilakukan analisis kesenjangan antara kompetensi dan kinerja yang diharapkan dengan nyata.
4. Setiap kegiatan dievaluasi pembelajaran dilaporkan kepada pihak-pihak yang berkepentingan, terutama kepala sekolah, staf orang tuadan siswa.
Tindak Lanjut
1. Hasil evaluasi menjadi acuan penyempurnaan program pembelajaran dan manajemen kelas.

2. Evaluasi hasil menjadi acuan perencanaa baru program pembelajaran dan manajemen kelas


      
        D. Strategi Manajemen Kelas

1.      Menciptakan suasana atau kondisi kelas yang optimal
Seorang guru harus bisa menciptakan suasana atau kondisi dari kondisi interaksi pendidikan dengan jalan menciptakan kondisi baru yang menguntungkan proses belajar mengajar sehingga siswa bersemangat dalam belajarnya. Keterampilan yang harus dimiliki guru yang berhubungan dengan penciptaan dan pemeliharaan kondisi belajar adalah sikap tanggap, membagi perhatian, dan pemusatan perhatian kelompok.
2.      Berusaha menghentikan tingkah laku siswa yang menyimpang.
Seorang guru melakukakn identifikasi masalah dengan jalan berusaha memahami dan menyelidiki penyimpangan tingkah laku siswa yang mengganggu kelancaran proses belajar mengajar di kelas. Sekolah itu guru memberikan teguran dan bimbingan serta pengarahan-pengarahan agar tercipta tingkah laku siswa yang mendukung kelancaran proses belajar mengajar.
3.      Menciptakan Disiplin Kerja
Pembinaan disiplin kelas atau pencegahan terjadinya pelanggaran disiplin kelas atau pencegahan terjadinya pelanggaran disiplin bisa dilakukan dengan cara membuat tata tertib kelas.
4.      Menciptakan Keharmonisan antara guru dengan siswa
Keharmonisan hubungan guru dengan siswa mempunyai efek terhadap pengelolaan kelas terutama dalam meningkatkan efektifitas belajar mengajar. Hubungan guru dan siswa dikatakan baik apabila hubungan itu memiliki sifatsifat sebagai berikut :
a.       Saling keteergantungan antara satu dengan yang lain
b.      Kebebasan yang memperbolehkan setiap orang tumbuh dan mengembangkan keunikannya, kreatifitasnya, dan kepribadiannya.
c.       Saling memenuhi kebutuhan sehingga tidak ada kebutuhan satu orangpun yang tidak terpenuhi







DAFTAR PUSTAKA

Dirjen Poud  dan  Dirjen  Dikdasmen.1996.  Pengelolaan  Kelas,  Seri Peningkatan Mutu 2. Jakarta : Depdagri dan Depdikbud.

Hadari Nawawi. 1982. Organisasi Sekolah dan Pengelolaan Kelas Sebagai Lembaga Pendidikan. Jakarta:Gunung Agung

Novan Ardy Wiyani.2013. Manajemen Kelas. Jokjakarta:Ar-Ruzz Media
Sudjana, Nana. 2000. Dasar- Dasar Belejar Mengajar. Bandung :Tarsito

Komentar

  1. Makasih min, materinya sangat bagus dan bermanfaat🤗

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer