TUGSAS 12
NURISMA 1620151
TAHAPAN PENANGGULANGAN DISIPLIN KELAS
A. TINDAKAN
PREFENTIF ( PENCEGAHAN)
Keberhasilan dalam tindakan preventiF
(pencegahan) merupakan salah satu indikator keberhasilan manajemen kelas.
Konsekuensinya adalah guru dalam menentukan langkah-langkah manajemen kelas
harus melakukan langkah-langkah yang efektif dan efisien untuk jangka pendek
maupun jangka panjang
Tindakan
pencegahan adalah tindakan yang dilakukan sebelum munculnya tingkah laku yang
menyimpang yang mengganggu kondisi optimal berlangsungnya pembelajaran.
Keberhasilan dalam tindakan pencegahan merupakan salah satu indikator
keberhasilan manajemen kelas. Konsekuensinya adalah guru dalam menentukan
langkah-langkah dalam rangka manajemen kelas harus merupakan langkah yang
efektif dan efisien untuk jangka pendek maupun jangka panjang. Adapun
langkah-langkah pencegahannya (Maman Rahman : 1998) sebagai berikut :
1. Peningkatan Kesadaran Diri
Sebagai Guru
Langkah
peningkatan kesadaran diri sebagai guru merupakan langkah yang strategis dan
mendasar, karena dengan dimilikinya kesadaran ini akan meningkatkan rasa
tanggung jawab dan rasa memiliki yang merupakan modal dasar bagi guru dalam
melaksanakan tugasnya. Implikasi adanya kesadaran diri sebagai guru akan tampak
pada sikap guru yang demokratis, sikap yang stabil, kepribadian yang harmonis
dan berwibawa. Penampakan sikap seperti itu akan menumbuhkan respon dan
tanggapan positif dari pesefrta didik.
2. Peningkatan Kesadaran
Peserta Didik
Interaksi
positif antara guru dan peserta didik dalam proses pembelajaran terjadi apabila
dua kesadaran (kesadaran guru dan peserta didik) bertemu. Kurangnya kesadaran
peserta didik akan menumbuhkan sikap suka marah, mudah tersinggung, yang pada
gilirannya memungkinkan peserta didik melakukan tindakan-tindakan yang kurang
terpuji yang dapat mengganggu kondisi optimal dalam rangka pembelajaran. Untuk
meningkatkan kesadaran peserta didik, maka kepada mereka perlu melaksanakan
hal-hal tersebut :
1).
memberitahukan akan hak dan kewajibannya sebagai peserta didik
2).
memperhatikan kebutuhan, keinginan dan dorongan para peserta didik,
3).
menciptakan suasana saling pengertian, saling menghormati dan keterbukaan
antara guru dan peserta didik.
3. Sikap Polos Dan Tulus
Dari Guru
Guru
hendaknya bersikap polos dan tulus terhadap peserta didik. Sikap ini mengandung
makna bahwa guru dalam segala tindakannya tidak boleh berpura-pura bersikap dan
bertindak apa adanya. Sikap dan tindak laku seperti itu sangat mempengaruhi
lingkungan belajar, karena tingkah laku, cara menyikapi dan tindakan
gurumerupakan stimulus yang akan direspon atau diberikan reaksi oleh peserta
didik. Kalau stimuli itu positif maka respon atau reaksi yang akan muncul
adalah negatif. Sikap hangat, terbuka, mau mendengarkan harapan atau keluhan
para siswa,akrab dengan guru akan membukakemungkinan terjadi interaksi dan
komunikasi wajar antara guru dan peserta didik.
4. Mengenal Dan Mngenal
Alternatif Pengelolaan
Untuk
mengenal dan menemukan arternatif pengelolaan, langkah ini menuntut guru :
a. melakukan tindakan identifikasi berbagai penyimpangan tingkah
laku peserta didik baik individual maupun kelompok. Penyimpangan perilaku
peserta didik baik individual maupun kelompok tersebut termasuk penyimpangan
yang disengaja dilakukan peserta didik yang hanya sekedar untuk menarik
perhatian guru atau teman-temannya
b. mengenal berbagai
pendekatan dalam manajemen kelas. Guru hendaknya berusaha menggunakan
pendekatan manajemen yang dianggap tepat untuk mengatasi suatu situuasi atau
menggantinya guru lainnya yang gagal atau berhasil sehingga dirinya memiliki
alternatif yang bervariasi dalam menangani berbagai manajemen kelas.
5. Menciptakan Kontrak Sosial
Penciptaan kontrak sosial pada dasarnya berkaitan dengan “standar
tingkah laku” yang diharapkan seraya memberi gambaran tentang fasilitas bserta
keterbatasannya dalam memenuhi kebutuhan peserta didik. Pemenuhan kebutuhan
tersebut sifatnya individual maupun kelompok dan memenuhi tuntutan dan
kebutuhan sekolah. Standar tinkah laku ini dibentuk melalui kontrak sosial
antara sekolah/guru dan peserta didik norma atau nilai yang turunnya dari atas
dan tidak dari bawah, jadi sepihak, maka akan terjadi bahwa norma itu kurang
dihormati dan ditaati.
B. TINDAKAN
KURATIF (PENYEMBUHAN)
Tindakan kuratif (penyembuhan) adalah tindakan
yang diambil setelah terjadinya tindak penyimpangan sosial. Tindakan ini
ditujukan untuk memberikan penyadaran kepada para pelaku penyimpangan agar
dapat menyadari kesalahannya dan serta mampu memperbaiki kehidupannya, sehingga
di kemudian hari tidak lagi mengulangi kesalahannya.
Dalam kegiatan memanajemen kelas, pelanggaran
yang sudah terlanjur dilakukan peserta didik atau sejumlah peserta didik perlu
ditanggulangi dengan tindakan penyembuhan baik secara individual maupun secara
kelompok.
Menurut Johar Permana (dalam Abdul Majid
2013:122) mengemukakan ada 5 langkah-langkah kegiatan Tindakan Penyembuhan
(Kuratif) yaitu sebagai berikut:
1. Mengidentifikasi
masalah
Pada
langkah pertama ini guru melakukan kegiatan untuk mengenal atau mengetahui
masalah-masalah yang timbul dalam kelas. Dari masalah-masalah tersebut guru
harus dapat mengidentifikasi jenis-jenis penyimpangan sekaligus mengetahui
siswa yang melakukan penyimpangan tersebut.
2. Menganalisa
masalah
Pada langkah kedua ini, kegiatan guru adalah
berusaha untuk menganalisa penyimpangan tersebut dan menyimpulkan latar
belakang dan sumber dari pada penyimpangan itu. Setelah diketahui sumber
penyimpangan guru kemudian melanjutkan usahanya untuk menentukan alternatif-alternati
penanggulangan atau penyembuhan penyimpangan tersebut.
3. Menilai
alternatif-alternatif pemecahan, menilai dan melaksanakan salah satu alternatif
pemecahan
Pada langkah ketiga ini, kegiatan yang
dilakukan adalah memilih alternatif berdasarkan sejumlah alternatif pemecahan
masalah yang telah disusun. Artinya alternatif mana yang paling tepat untuk
menanggulangi penyimpangan tersebut.
4. Melaksanakan
alternatif yang telah ditetapkan
Setelah ditetapkan alternatif yang tepat maka
langkah selanjutnya adalah melaksanakan alternatif tersebut.
5. Mendapatkan
balikan dari hasil pelaksanaan alternatif pemecahan masalah yang
dimaksud.
Langkah ini didahului dengan langkah monitoring
yaitu kegiatan untuk mendapatkan data yang merupakan balikan untuk menilai
apakah pelaksanaan dari alternatif pemecahan yang dipilih telah mencapai
sasaran sesuai dengan yang direncanakan atau bahkan terjadi perkembangan baru
yang lebih baik, semua ini merupakan dasar untuk melakukan perbaikan
program.
Contoh kasus tindakan kuratif beserta
penyelesainnya:
a. Seorang
guru menegur dan menasihati siswanya karena ketahuan pada saat ulangan bertujuan untuk memberi
penyadaran kepada perilaku dan memberi efek jera.
b. Suka
penyelewengan waktu belajar untuk kegiatan-kegiatan yang kurang bermanfaat,
seperti, omong kosong sambil merokok. Akibat konsentrasi pikirannya menjadi
lemah karena kurang tidur atau istirahat, suka melamunkan impian-impian kosong,
kecanduan dan sebagainya. Tindak preventif adalah menjaga keharmonisan hubungan
antar sivitas akademika dengan melibatkannya dalam kesibukan-kesibukan kecil
sampai kesibukan besar yang menghasilkan sukses, sehingga tidak menimbulkan
rasa patah semangat atau kebencian-kebencian kepada tugas-tugas, khususnya
tugas-tugas akademik. Secara tindak kuratif atau harus dilakukan penyembuhan
terhadap pelaku.
c. Suka
membolos atau meninggalkan pelajaran mengakibatkan siswa ketinggalan pelajaran,
atau kehilangan bagian penting dari pelajaran, lebih-lebih bila pelajaran itu
bersifat prerekuisit (misalnya matematika), maka kerugian-kerugian itu akan
semakin menjadi "momok" dari studinya.
DAFTAR
PUSTAKA
Abdul,
Majid. 2013. Perencanaan Pembelajaran Mengembangkan Standar
Kompetensi Guru. Bandung: PT Remaja Rosdakary.
Rachman,
Maman. 1997. Manajemen Kelas. Semarang: Depdikbud Ditjen Dikti.
Sangat bermanfaat kak
BalasHapusTerimakasih ya kak. Sngt mnambah wawasan.
BalasHapusApa contoh kasus tindakan preventif?
BalasHapusSangat bermanfaat sekali
BalasHapusSangat bermanfaat sekali
BalasHapusSangat membantu kak
BalasHapusBermnfaat skli
BalasHapussangat membantu sekali kak
BalasHapusMaterinya bermanfaat sekali kak
BalasHapusBermanfaat sekali materiny
BalasHapusBisa sabagai tambahan referensi
BalasHapusTerimakasih, sangat membantu
BalasHapusSangat bermanfaat
BalasHapusBermanfaat sekali kak materinya
BalasHapusSangat bermanfaat kak👍
BalasHapusSangat bermanfaat
BalasHapusMaterinya bagus, sangat bermanfaat.
BalasHapusSangat bermanfaat sekali
BalasHapusSangat bermanfaat kak
BalasHapusMaterinya bermanfaat kak
BalasHapusMaterinya bermanfaat😁
BalasHapus